TRAINING BASIC SURFACE PRODUCTION OPERATION AND MAINTENANCE |
TRAINING BASIC SURFACE PRODUCTION OPERATION |
TRAINING MAINTENANCE |

Deskripsi TRAINING BASIC SURFACE PRODUCTION OPERATION AND MAINTENANCE
FOR OIL AND GAS
1. Gambaran Umum
Training Basic Surface Production Operation and Maintenance for Oil and Gas dirancang untuk memberikan pemahaman fundamental mengenai sistem fasilitas produksi permukaan (surface production facilities) dalam industri minyak dan gas. Program ini membahas prinsip operasi, pengendalian proses, serta perawatan peralatan utama yang digunakan dalam pemisahan, pengolahan, dan penanganan fluida produksi.
Dalam kegiatan hulu migas, fasilitas permukaan berperan penting dalam memastikan produksi berjalan aman, stabil, dan efisien. Gangguan pada sistem ini dapat menyebabkan penurunan produksi, risiko keselamatan, hingga kerugian finansial. Oleh karena itu, pemahaman dasar tentang operasi dan pemeliharaan fasilitas produksi menjadi kompetensi penting bagi personel operasional dan teknis.
2. Sasaran Peserta
Pelatihan ini ditujukan bagi:
Production Operator
Maintenance Technician
Field Engineer
Mechanical dan Electrical Technician
Fresh graduate teknik perminyakan, mesin, atau kimia
Supervisor operasi lapangan
Tim fasilitas produksi
3. Durasi & Metode Pelatihan
Durasi
3 Hari (24 Jam) – Fundamental
4 Hari (32 Jam) – Direkomendasikan (termasuk studi kasus dan simulasi operasional)
Metode Pembelajaran
Pelatihan dilaksanakan melalui pemaparan teori proses produksi, diskusi teknis, studi kasus lapangan, analisis diagram proses (PFD & P&ID), serta pembahasan troubleshooting dasar. Pendekatan pembelajaran menekankan pemahaman sistem secara menyeluruh dan praktik terbaik dalam operasi dan maintenance.
4. Tujuan Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta mampu:
Memahami alur proses produksi minyak dan gas di fasilitas permukaan.
Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja peralatan utama produksi.
Mengoperasikan fasilitas produksi secara aman dan efisien.
Melakukan inspeksi dan perawatan rutin peralatan produksi.
Mengidentifikasi gangguan umum pada sistem produksi.
Meningkatkan keandalan dan keselamatan operasional.
5. Materi Pelatihan
A. Overview Surface Production System
Pembahasan mengenai alur produksi dari wellhead hingga fasilitas pengolahan, termasuk gathering system, separation, treatment, storage, dan export.
B. Wellhead dan Manifold System
Peserta memahami fungsi wellhead, choke, dan manifold dalam pengendalian aliran fluida produksi dari sumur.
C. Separator dan Process Equipment
Materi mencakup prinsip kerja separator dua fasa dan tiga fasa, heater treater, scrubber, dan knock-out drum. Peserta memahami proses pemisahan minyak, gas, dan air.
D. Oil and Gas Treatment System
Pembahasan mengenai proses dehidrasi gas, sweetening, dan pengolahan air terproduksi (produced water treatment).
E. Storage dan Transfer System
Materi mencakup tangki penyimpanan, pompa transfer, metering system, serta prosedur pengiriman produk.
F. Utility System
Peserta memahami peran sistem pendukung seperti kompresor, generator, sistem kelistrikan, instrumentasi, dan sistem keselamatan (ESD system).
G. Operasi Fasilitas Produksi
Materi mencakup prosedur start-up dan shutdown, monitoring parameter operasi (tekanan, temperatur, level), serta pengendalian proses.
H. Maintenance Dasar
Pembahasan mengenai preventive maintenance, inspeksi rutin, pelumasan, pengecekan kebocoran, serta pentingnya reliability dalam fasilitas produksi.
I. Keselamatan Operasi Migas
Peserta memahami risiko spesifik industri migas seperti tekanan tinggi, gas beracun, kebakaran, dan ledakan. Materi mencakup pengenalan sistem permit to work dan hazard awareness.
6. Fasilitas Peserta
Modul pelatihan lengkap
Studi kasus fasilitas produksi
Contoh PFD dan P&ID sederhana
Template checklist inspeksi
Sertifikat pelatihan
7. Output Kompetensi
Setelah pelatihan, peserta mampu:
Memahami sistem produksi permukaan secara menyeluruh.
Menjelaskan fungsi dan operasi peralatan utama produksi.
Melakukan inspeksi dan perawatan dasar fasilitas produksi.
Mengidentifikasi gangguan operasional sederhana.
Mendukung operasi yang aman dan efisien di fasilitas migas.

